By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Menjaga Kepercayaan dalam Pengelolaan ZIS
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Menjaga Kepercayaan dalam Pengelolaan ZIS

Last updated: 18 Februari 2021 16:43 16:43
Jatengdaily.com
Published: 18 Februari 2021 16:43
Share
Dr Moh Zulfa (kiri) dan Drs Osmad Muthaher MSi memberikan pelatihan manajemen Lazis. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Unissula mengadakan pelatihan dan konsolidasi Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazizmu) yang dilaksanakan di Kantor Lazismu Semarang Selatan. Hadir sebagai pemateri adalah Dr Moh Zulfa dan Drs Osmad Muthaher MSi.

Acara diselenggarakan atas kerjasama antara FE Unissula dengan Muhammadiyah Cabang Semarang Selatan. Menurut Moh Zulfa  tujuan diadakannya pelatihan pengelolaan zakat infaq shodaqoh (ZIS) tersebut untuk menumbuhkan kesadaran dan menggerakkan perekonomian warga melalui gerakan ZIS yang dikelola oleh Lazismu.

Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam mengelola dana ZIS yaitu terkait penghimpunan, pengelolaan (pen- tasharuf-an), dan pertanggungjawaban. Masih jauhnya penerimaan ZIS dari potensi yang ada tidak lepas dari  permasalahan ketiga hal tersebut.

Masih menurut Moh Zulfa, pada tahap penghimpunan, kendala yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran umat Islam terkait kewajiban berzakat diluar zakat fitrah maupun untuk mengeluarkan infak dan shadaqah, dan kurangnya jumlah tenaga lapangan (penjemput) dana ZIS. “Pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah yang baik serta pelaporan yang akuntanbel akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kepercayaan Muzakki”, ungkapnya, Kamis (18/2/2021).

Menurutnya, pelatihan sendiri telah berlangsung 18 Janauri lalu dan diikuti 29 pengurus Lazismu dan Kantor Layanan Lazizmu tersebut diisi tentang manajemen Lazis. Selain itu juga diberikan pelatihan kepada para peserta  bagaimana membuat laporan keuangan ZIS.

Selama ini bentuk laporan keuangan ZIS tidak komprehensif hanya bukti kas masuk dan bukti kas keluar. Oleh karena itu untuk menjamin kepercayaan para muzakki dan menjaga transparansi atas laporan keuangan maka diperlukan pelatihan laporan Keuangan yang lebih komprehensif dengan standar PSAK 109.

Osmad Muthaher berpendapat pada tahap pelaporan sebagai bentuk pertanggujawaban pengelola ZIS kadang tidak tersampai kepada pembayar ZIS sehingga kurang meningkatkan semangat mereka untuk lebih ber-ZIS. She

You Might Also Like

Dana OTA 2025 di Demak Tersalurkan kepada 10.445 Pelajar Kurang Mampu
SKK Migas Kenalkan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi kepada Mahasiswa Universitas Udayana
Forum Anak Goes to School: Edukasi Hak Anak Menyapa Ribuan Pelajar Jateng dalam Momentum HAN 2025
Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Jateng, Semen Gresik Salurkan Rp 215 Juta untuk RTLH
Usulan Pembangunan Tanggul Laut di Demak Diterima Badan Otorita Pantura
TAGGED:fe unissulapelatihan amil zakat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?