Penembakan Istri TNI, Dandim Semarang: Fokus Kejar Kopda Muslimin

1 Min Read
Kopda Muslimin. Foto: ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Komandan Kodim (Dandim) 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana menyatakan proses penanganan kasus penembakan terhadap Rina Wulandari istri anggota TNI, kini pihaknya sedang fokus melakukan pengejaran terhadap Kopda Muslimin yang juga suami korban.

“Untuk status dia tidak hadir tanpa izin, bila terbukti bersalah pasti dipecat,” kata Honi Havana saat menemui para tersangka untuk menyinkronkan keterangan di Polrestabes Semarang, Rabu (27/7).

Baca Juga: Aksi Tega Kopda Muslimin pada Istri; dari Meracuni Kecubung, Santet hingga Penembakan

Terkait kekayaan Kopda Muslimin yang bisa membayar pembunuh bayaran ratusan juta rupiah, Dandim belum bisa menjelaskan lebih detail. “Nanti setelah yang bersangkutan tertangkap dulu. Baru kita fokus penyelidikan ke sana,”ungkapnya.

Untuk kondisi kesehatan korban sendiri sudah membaik, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sudah memerintahkan Pangdam untuk memonitor kondisi korban yang sedang dirawat.

“Tim kesehatan yang menangani terdiri dari RSUP Dr Kariadi Semarang dan RS Angkatan Darat sudah monitor kondisi korban,” pungkasnya. adri-yds

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.